Tingkatkan Kesadaran Bahaya Narkoba, Detasemen A Dan Detasemen B Pelopor Satbrimob Polda Sulteng Laksanakan Sosialisasi Pada Personel Dan Bhayangkari

No Comment Yet

“Mereka yang telah menjadi korban terhadap penyalahgunaan narkoba bukanlah merupakan aib tetapi mereka harus kita bantu untuk dipulihkan lewat upaya rehabilitasi. Dan hal ini dapat dicapai tentunya dengan kerjasama antar satker dan personel terkait”

Pesan moril tersebut  disampaikan oleh Plh Kaden A Kompol M. Aries Purwanto, SIK , dalam kesempatan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada Anggota dan Bhayangkari jajaran Detasemen A Pelopor,selanjutnya  beliau mengharapkan agar isi sosialisasi diteruskan kepada  keluarga terdekat maupun di masyarakat dilingkungan sekitar.
1
Kegiatan ini dilaksanakan oleh jajaran Detasemen  A Pelopor, Jum’at (21/4/2017) ditujukan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba serta pencegahannya lebih dini kepada personel dan Bhayangkari jajarannya. Sehingga dapat selalu waspada terhadap ancaman bahaya narkoba baik yang belum menjadi korban ataupun yang sudah menjadi korban.
3
Pada lain kesempatan tepatnya pada hari Sabtu (22/4/2017) Detasemen B Pelopor – Poso juga menggelar acara serupa dengan merangkul Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Poso Bpk Ir. Max Immanuel Tungka, M.Si. yang di dampingi Pasi Ops Detasemen B Pelopor, dimana pada kesempatan tersebut beliau berujar “bahaya dampak penyalahgunaan narkoba sangat fatal, bahkan hingga berujung kematian, olehnya seluruh lapisan masyarakat harus dapat menghindari penyalahgunaan narkoba”.  “kegiatan sosialisasi ini sangat saya apresiasi karena kita harus bersama-sama memberantas Narkoba, KITA BANGSA INDONESIA DARURAT NARKOBA”, lanjutnya.
4
Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 Wita itu, para personil Detasemen B Pelopor beserta Bhayangkari tampak antusias mengikuti kegiatan. Koresponden PPID Detasemen B Pelopor merangkum “Kita bisa keluar dari Indonesia darurat narkoba yaitu pertama tangkap, hukum seberat-beratnya para bandar, pengedar, kurir, serta berantas tempat-tempat pembuatan narkoba dan yang kedua, rehabilitasi dan berikan pemahaman sebanyak mungkin bagi mereka para pengguna maupun yang belum menggunakan narkoba”.

SATBRIMOB SATBRIMOB
Up Next

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *