Polres Poso Menggelar Siaran Pers Bersama OJK ” Waspadai Operasional UN Swissindo di Kabupaten Poso”

No Comment Yet

Tribratanews-  Maraknya modus penipuan dengan janji pelunasan kredit oleh pihak UN Swissindo, kata Kepala OJK Sulteng Mohammad Syukri A Yunus kepada sejumlah jurnalis  dalam siaran pers bersama pemerintah Kab.Poso, kepolisian, TNI, kepala desa  dan perbankan yang ada di kab.Poso di Auala Andi Sappa Sudirman Polres Poso , Jumat (11/8/2017).

Berdasarkan laporan yang diterima OJK ( otoritas Jasa Keuangan), bahwa UN Swissindo telah beroperasi di hampir seluruh kabupaten/kota di Sulteng yakni di kab.Poso dalam operasionalnya menggunakan modus janji pelunasan hutang di lembaga keuangan dan janji pemberian biaya peningkatan kesejahteraan umum.Dalam memberikan janji agar masyarakat tergiur, UN Swissindo mengaku dapat menyelesaikan utang masyarakat dengan jaminan Sertifikat Bank Indonesia (SBI)/surat berharga lainnya.

Pimpinan Bank Mandiri Cabang Poso Mengatakan  Atas adanya modus baru UN Swissindo dengan modus janji pemberian biaya peningkatan kesejahteraan hidup yang mencatut nama Bank Mandiri (Persero) Tbk, bank telah mengeluarkan pengumuman Nomor CEO.CSC/013/P/VIII/2017 tangggal 2 Agustus 2017 yang menegaskan bahwa Bank Mandiri tidak pernah bekerjasama dengan UN Swissindo dalam pendaftaran penerima bantuan tersebut.

Bagi masyarakat maupun nasabah yang menerima atau menemukan dokumen sebagaimana tersebut di atas maupun informasi lain yang sejenis, agar dapat menyerahkannya kepada kantor Bank Mandiri terdekat

Pimpinan Bank  BRI Cabang Poso menambahkan bahwa Pihaknya Bank  BRI tidak pernah bekerjasama dengan organisasi yang mengaku bernama UN Swissindo.Bank BRI tidak bertanggung jawab atas segala resiko dari informasi yang beredar di masyarakat terkait organisasi tersebut, termasuk tentang pendaftaran  di kantor Bank BRI.

Dalam siaran pers bersama UN Swissindo itu tidak termasuk industri jasa keuangan  dan tidak terdaftar badan koperasi ,sehingga kegiatan penghimpun dana apapun modusnya itu adalah ilegal dalam bentuk penipuan , perbankan yang terlibat atau yang dijadikan sarana untuk pencairan dana di tahun 2016 adalah bank indonesia pada tahun 2017 yaitu bank mandiri.

Dari bank mandiri sudah memberikan penjelasan bahwa bank mandiri tidak pernah bekerjasama dengan UN Swissindo dalam bentuk kerjasama dalam bentuk apapun apalagi dalam bentuk pencairan dana yang bersumber dari harta sukarno yang di dengungkan di wilayah kab.Poso. Menghimbau kepada masyarakat melalui tiga pilar yaitu  perangkat desa maupun Bhabinkamtibmas dan bhabinsa untuk melakukan himbauan agar masyarakat kab.Poso tidak ada lagi korban.”Tegas Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto,SH.S.I.K saat memberikan siaran pers bersama. (hms 35)

POLRES POSO
Up Next

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *