Kasat Sabhara Polres Parimo bersama dengan Kasat Intelkam,Kasat Reskrim,Kapolsek Bolano Lambunu dan Kapolsek Tomini memimpin pengamanan unjuk rasa di Ongka Malino

No Comment Yet

Tribratanews – Polres Parimo 13/9/2017.

Kasat Sabhara Polres Parimo AKP HARRY ANDRIAS WUWUNGAN bersama dengan Kasat Intelkam Polres Parimo AKP JUNUS DJONI ACHPAH, Kasat Reskrim Polres Parimo IPTU FELIX ALFONS SAUDALE,SH, Kapolsek Bolano Lambunu IPDA I GEDE PASEK WIKAYA dan Kapolsek Tomini IPTU HANS DJ memimpin pengamanan kegiatan unjuk rasa yang berlangsung pada Pada hari Rabu tanggal 13 september 2017 sekitar pukul 09.00 wita bertempat di Desa Kayujati Kec. Ongka Malino oleh Kelompok IPPPD (ikatan pemuda peduli pembangunan desa) Desa Kayujati Kec Ongka Malino Kab Parigi Moutong dengan tema aksi ” meminta kepala desa kayujati YAMIN DH.TABU turun dari jabatannya”.

IMG-20170913-WA0196
Dalam giat aksi unras tersebut sebagai koordinator lapangan /Korlap Lk. NASAR T.PAKAYA, BEM IAIN Allaudin Gorontalo, dengan jumlah masa sekitar 40 orang masyarakat desa kayujati dan alat peraga aksi unjuk rasa yang digunakan berupa Baliho bertuliskan tuntutan, karton bertuliskan tuntutan, pengeras suara/mikropon, dan bendera merah putih.
adapun rute aksi unjuk rasa yaitu : star dari rumah keluarga Lk. NASAR T. PAKATA berjalan kaki menuju diperempatan jalan trans sulawesi dusun 1 Desa Kayujati Kec Ongka Malino melakukan orasi untuk menggalang massa kemudian massa aksi menuju kantor Camat Ongka Malino dengan menggunakan 2 kendaran R4 jenis pick up dan kendaraan bermotor dan dikawal oleh Personil Polsek Bolano Lambunu.

IMG-20170913-WA0202

Sekitar pukul 09.35 wita masa aksi sampai di Kantor Camat Ongka Malino yang kemudian dalam pelaksanaan orasi diawali dengan pemberian arahan kamtibmas dari Kasat Intelkam Polres Parimo AKP JUNUS ACHPAH kepada massa aksi agar dalam pelaksanaan aksi unjuk rasa tersebut massa aksi mengikuti aturan-aturan sesuai undang undang berlaku. Bahwa kehadiran kami Polisi dalam mengamankan aksi saudara sekalian adalah sebagai wujud pelayanan Polri terhadap masyarakat.
Dalam pelaksanan orasi massa aksi meminta agar camat ongka malino ASMADI, SH dapat menentukan sikap terhadap kepala desa kayu jati kec. Ongka malino YAMIN DH. TABU terkait keinginan massa aksi turun dari jabatannya karena :
1. Telah melanggar sumpah jabatan sebagai seorang kades.
2. Suka berjudi ( sudah diketahui masyarakat luas)
3. Terindikasi KKN ( korupsi,kolosi dan nepotisme)
4. Bantuan yang diberikan tidak tepat sasaran (yang wajar dapat tapi tidak dapat dan yang tidak wajar tidak dapat bantuan namun mendapatkan bantuan).
5. Pembangunan yang dilakukan tidak tepat sasaran
6. Tidak terbuka dalam pembangunan dan penggunaan anggaran desa yang diatur sesuai dengan undang-undang ( perda pasal 61 A tahun 2015 tentang hak masyarakat).
7. Mengangkat dan memberhentikan aparat desa sesuka hati (sesuai aturan parmendagri 82/83 tahun 2015 tentang pemberhentian dang pengangkatan aparat desa ).
8. Terindikasi perbuatan amoral (tidak terpuji).
9. Tidak memberikan laporan pertanggungjawaban LPJ penggunaan anggaran kepada BPD smapai dengan berakhirnya masa jabatan BPD pada tanggal 28 juli 2017.

Kemudian massa aksi diterima oleh camat ongka malino agar massa aksi memasuki kantor camat ongka malino karena kantor tersebut juga merupakan kantor rakyat masyarakat ongka malino untuk duduk bersama dalam menyikapi tuntutan massa aksi tersebut

Arahan Camat Ongka Malino kepada massa aksi bahwa telah mengkoordinasikan permintaan tersebut kepada Pemda Parimo yakni inspektorat Kab. Parimo terkait aksi unjuk rasa masyarakat desa kayujati jilid 1 untuk menurunkan tim khusus untuk menyelidiki pengaduan masyarakat tersebut dan menjelaskan bahwa camat ongka malino tidak menyelesaikan kasus korupsi karena tupoksi camat merupakan kepanjangan tangan Bupati Parigi Moutong dan Camat Ongka Malino sepenuhnya mendukung aksi massa yang mana agar kedepannya kec. Ongka malino bebas dari korupsi serta menjelaskan terkait aturan pemberhentian kades yaitu :
1. Kepala desa tersebut Meninggal dunia
2. Permintaan sendiri dari kepala desa
3. Mengalami/menjalani kasus tindak pidana.
Terkait pertanyaan massa aksi tentang SK hasil pemilihan BPD yang terpilih pada bulan juli 2017 didesa kayujati pihak camat telah menyurat dan mengkoordinasikan ke dinas PMD kab. Parimo dan bagi ketua BPD yang telah terpilih agar bersabar karena masih dalam proses penerbitan SK.
kemudian kelompok IPPPD menanggapi agar selanjutnya dapat dikumpulkan semua BPD yang ada di kec. Ongka Malino.
Arahan Kasat Reskrim Polres Parimo IPTU FELIX A. SAUDALE, SH terkait undang – undang yang mengatur tindak pidana korupsi dan menjelaskan bahwa aksi kelompok IPPPD merupakan informasi dan bahan buat penyidik bahwa ada dugaan penyimpangan masalah anggaran desa dan meminta para massa aksi agar dapat menyerahkan data-data, bukti pendukung berupa rekaman sebagai dasar untuk melakukan penyelidikan terhadap pelanggaran yang dilakukan Kepala Desa Kayujati dan menjelaskan bahwa selama menjabat sebagai Kasat Reskrim sudah 4 kepala desa di Kab Parimo yang telah terperiksa namun harus sesuai dengan KUHP. Namun jika secara hukum nantinya tidak dapat dibuktikan dari segi hukum maka tetap tidak dapat melanjutkan kasus dugaan tsb dan meminta massa aksi untuk dapat membantu pihak penyidik menunjukan fakta/bukti bangunan yang tidak sesuai dengan aturan menurut kelompok IPPPD. Terkait penurunan kepala desa itu memiliki aturan aturan yang mengatur sesuai penjelasan camat ongka malino.
Kemudian sekitar pukul 10.35 wita massa aksi melakukan orasi di depan Kantor Desa Kayujati Kec. Ongka Malino terkait tuntutan dari massa aksi dan memohon maaf kepada tim tipikor Polres Parimo karena tidak mampu memberikan data namun akan menunjukkan bangunan-bangunan yang tidak pantas sesuai dengan anggarannya seperti pembangunan platdeker dan jalan dusun dan dalam aksi tersebut tidak mendapat perhatian maka massa aksi akan menduduki/menyegel kantor desa kayu jati. Kemudian Kepala Desa Kayujati YAMIN DH TABU menemui korlap NASAR T PAKAYA untuk berdialog dan selanjutnya sekitar pukul 10.53 wita kantor desa kayu jati disegel secara simbolis oleh massa aksi sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah Desa.

IMG-20170913-WA0207
Dalam dialog tersebut Kepala Desa Kayujati menyampaikan sesuai tuntutan massa aksi untuk turun dari jabatannya menjelaskan bahwa merupakan wewenang Bupati Kab Parigi Moutong terkait bukti rekaman arahannya yang berkomitmen untuk mengundurkan diri dari jabatanya sesuai dengan hati nuraninya namun Kepala Desa meminta agar tetap diberikan setelah anggaran desa tahun 2017 selesai maka dirinya akan mengundurkan diri asal desa kayujati tetap aman.
Arahan Kepala Desa Kayu Jati tersebut ditanggapi oleh korlap NASAR T PAKAYA agar kepala desa tetap komitmen dengan membuat pernyataan untuk menjadi pegangan masyarakat nantinya.
Tanggapan dari Kades Kayujati agar kelompok IPPPD desa kayujati agar juga bersama sama membuat pernyataan untuk tidak ribut ribut di desa kayujati dan sesuai komitmennya untuk bisa menyelesaikan anggaran tahun 2017 tepatnya 31 desember 2017 dirinya akan mengundurkan diri sebagai kepala desa dan selanjutnya massa aksi diberikan arahan kembali oleh camat ongka malino bahwa walaupun kepala desa kayujati mengundurkan diri akan tetap melalui proses hukum dan mengharapkan agar massa aksi tidak melakukan penyegelan karena merupakan kantor masyarakat kemudian selanjutnya arahan dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres Parimo terkait penyegalan kantor desa bahwa kantor desa merupakan kantor masyarakat dan jika dalam pemeriksaan tim tipikor Polres Parigi Moutong kepala sesa YAMIN DH TABU yang bermasalah maka hanya dirinya yang disegel bukan kantornya dan meminta dukungan massa aksi untuk menunjukkan bukti sebagai dukungan tim topikor dan massa aksi dapat mempercayakan kasus tersebut kepada pihak penyidik Tipikor Polres Parigi Moutong. Giat dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara pihak kepala desa dengan massa aksi yang isinya yaitu bahwa kades kayu jati YAMIN DH TABU mengundurkan diri atas dasar keinginan sendiri / bukan kerena adanya intimidasi.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan berkas terkait anggran desa oleh tim/unit Tipikor Polres Parimo terkait tuntutan massa aksi adanya dugaan korupsi dalam penggunaan anggaran desa tahun 2015 dan tahun 2016. Terkait penyegelan kantor desa kayujati oleh massa aksi telah dibuka sesuai arahan camat ongka malino dan kasat Reskrim Polres Parimo. Massa aksi menerima pernyataan kades terkait pengunduran diri sebagai kades kayujati sampai dengan anggaran tahun 2017 tepatnya tanggal 31 desember 2017. Selanjutnya massa aksi membubarkan diri pada sekitar jam 12.00 wita, situasi aman dan terkendali.

Demikian untuk saat ini yang dapat kami beritakan.

 

Bag Ops
Humas

 

——————————————————————————
I gede dharmawan,sh

POLRES PARIMO

Author

POLRES PARIMO

BAG OPS HUMAS POLRES PARIMO

Up Next

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *