Wakapolda Sulteng Minta Keluarga Lapor Ke Komnas HAM

No Comment Yet

Palu, Poldasulteng.com – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Kombes Pol Drs Mohamad Aris Purnomo bersama rombongan, rabu (11/10/2017) siang, meninjau langsung lokasi penangkapan residivis pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) bernama Jhon alias Jufri alias Daeng pada hari selasa 10 Oktober 2017 lalu, di Desa Pambalowo.

Peninjauan tersebut guna mengetahui secara detail kronologi penangkapan residivis pelaku kasus curanmor di wilayah Kota Palu dan di Kabupaten Parimo, yang meninggal dunia di RSUD Anuntaloko Parigi. Selesai meninjau lokasi, Wakapolda Sulteng beserta rombongan langsung menuju ke rumah duka.

IMG_1011

“Kami akan melakukan penyelidikan untuk mencari tahu kebenarannya. Jika dikemudian hari diketahui terbukti yang bersalah personel Polri, maka kami akan menindaknya sesuai prosedur yang berlaku. Kami akan proses itu, bahkan kami menyarankan pihak keluarga untuk melaporkan ke Komnas HAM,” kata Wakapolda Sulteng saat dirumah duka.

Sebelumnya, Penangkapan pelaku residivis curanmor dilakukan berawal dari pengembangan anggota Polsek Palu Barat yang menghubungi salah satu anggota buser Polres Parimo.

Setelah dilakukan penangkapan, selasa 10 Oktober 2017 malam, sekitar pkl 22.30 wita dirumah pelaku di desa Olaya, kemudian tim buser dan pelaku dibawa ke jalur dua desa Pambalowo untuk dilakukan interogasi awal guna menunjukkaan lokasi penyimpanan barang bukti.

IMG_1003

Saat dilakukan interogasi, pelaku berusaha melarikan diri, dan dikejar oleh tim buser. Pelaku lari ke arah jembatan kembar jalur dua Pambalowo dan melompat dari tanggul jalan setinggi kurang lebih 4 meter yang dibawahnya terdapat sejumlah batu besar, kemudian tim buser menangkap pelaku yang tidak dapat lari lagi.

Kemudian tim gabungan membawa kembali pelaku untuk menunjukan tempat barang bukti motor hasil curiannya.

Tak hanya itu, tim juga melakukan penyitaan motor curian yang sempat dijual pelaku kepada salah seorang warga di Parigi sebanyak 3 unit. Tim gabungan langsung membawa barang bukti tersebut ke Polsek Parigi, sementara pelaku di bawa ke RSUD Anuntaloko untuk mendapatkan perawatan medis karena mengeluh rasa sakit akibat melompat dari tanggul jalan.

humas Polda Sulteng
Up Next

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *