Pelaku yang memposting jual beli alat untuk tawuran di Facebook ditangkap Polsek Bolano Lambunu

No Comment Yet

Pelaku Penjual senjata tajam tawuran diamankan oleh Anggota Polsek Bolano Lambunu. [dok.igede dharmawan

Tribratanews – Polres Parimo
(16/11/2017)

Menyikapi keluhan warga yang memberikan info melalui inbox di akun FB Polres Parigi Moutong tentang adanya warga an. Andris warga di Kecamatan Bolano Lambunu yang menawarkan alat tawuran dijual seharga Rp. 200.000 melalui FB dan dishare di Info Kota Palu. Maka berdasarkan informasi tersebut sesuai perintah Kapolres Parimo AKBP Sirajuddin Ramly, SH memerintahkan kepada Kapolsek Bolano Lambunu untuk menyelidiki kebenaran informasi tersebut dan jika benar lakukan penangkapan kepada yang bersangkutan, karena info tersebut membuat masyarakat semakin resah, ditambah lagi diwilayah hukum Polsek Bolano Lambunu beberapa kasus penganiayaan yang terjadi menggunakan busur sebagai alat menganiaya seseorang.

Oleh karena itu, pada hari Kamis tanggal 16 November 2017 personil Polsek Bolano Lambunu dipimpin Kapolsek Bolam Ipda I Gede Pasek melakukan penangkapan terhadap :

1. Nama inisial AS, 15thn, islam, tialo, pelajar kls 3 SMP 1 bolam, alamat Desa Anutapura kec. Bolano Lambunu Kab. Parigi Moutong.
2. Nama inisial FF, 15 thn, islam, gorontalo, pelajar kls 1 SMA 1 Bolam, Desa Anutapura Kec. Bolam, Kabupaten Parigi Moutong.

Saat ini keduanya telah diamankan di Mapolsek Bolano Lambunu untuk proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan (BAP) yang bersangkuatan bahwa perbuatan tersebut berupa perbuatan memposting di FB sekedar iseng dan mencari sensasi kepada kawan-kawannya.

Karena status dari kedua tersangka masih dibawah umur dan berstatus sebagai pelajar, maka pihak Polsek Bolam akan mengundang kedua orang tua yang bersangkutan dan juga pihak sekolah untuk berkoordinasi.

Proses hukum tetap diteruskan demi memberikan efek jera kepada yang bersangkutan dan kepada pemuda lainnya. Agar tidak iseng dan bermain-main dengan FB dan tidak memiliki senjata tajam karena bertentangan dengan hukum yang berlaku.

Kedua tersangka dikenakan Pasal 2 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun, karena mengusai senjata tajam tanpa sah. (SR).

———————————————————————–
Publish oleh: Bripka Igede Dharmawan, SH

POLRES PARIMO

Author

POLRES PARIMO

BAG OPS HUMAS POLRES PARIMO

Up Next

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *