Ini Rentetan Keberhasilan Polres Tolitoli Sulteng Mengungkap Peredaran Narkoba

No Comment Yet

Poldasulteng.com – Tolitoli. Komitmen Polres Tolitoli dalam memberantas Narkoba telah dan masih akan terus dilakukan oleh Polres Tolitoli demi menciptakan wilayah hukum yang aman dengan tidak rusaknya para generasi muda karena dampak dari narkoba,

Menurut Kapolres Tolitoli AKBP M.Iqbal Aqudusy SH SIK, “hasil analisa dan evaluasi Polres Tolitoli pada akhir tahun 2017 bahwa Kabupaten Tolitoli dijadikan daerah transit peredaran narkoba, pintu transit dan suply narkoba ke wilayah Indonesia Timur dengan daerah asal narkoba dari Malaysia masuk melalui Nunukan menuju Tarakan (Kaltara) menyeberang ke Kabupaten Tolitoli untuk diedarkan ke wilayah provinsi Sulteng,  Sulbar, Gorontalo, Manado.”

Berikut adalah keberhasilan Polres Tolitoli, Sulawesi Tengah dalam mengungkap Peredaran Narkoba dengan penangkapan bandar dan pengedar Narkotika jenis Sabu di Tolitoli, puluhan kasus Narkoba berhasil ditangani, mulai dari hitungan berat gram, hingga kilo gram.

KEBERHASILAN MENGUNGKAP SABU 2 KG DI PELABUHAN DEDE

images (6)
Penangkapan Sabu seberat 2 kg di Pelabuhan Dede Tolitoli pada 25 November 2016, Sabu 2 Kg tersebut ditangkap di Pelabuhan Dede Tolitoli pada saat personil Polres Tolitoli melakukan pemeriksaan orang dan barang bawaan yang turun dari KM Bahtera Agung dari tarakan menuju Tolitoli.

Polres Tolitoli sebelumnya sudah mencurigai tersangka HE yang pergi ke Tarakan menggunakan kapal fery bersama SA pada tanggal, 21 November 2016 dan membawa minuman keras jenis Cap Tikus sebanyak 50 botol yang akan dijual di Tarakan. Setelah dilakukan penyelidikan, bahwa ternyata tujuan utamanya adalah untuk membeli sabu-sabu.

Setelah HE dan SA mendapatkan Sabu-sabu, mereka kemudian kembali lewat jalur laut dengan membawa sabu-sabu seberat 2 Kg menggunakan KM Bahtera Agung. Menurut penjelasan tersangka SA yang sudah berhasil diamankan anggota Polres Tolitoli.

Setibanya KM Bahtera Agung di Pelabuhan Dede Tolitoli pada pukul 04.00, petugas KPPP Pelabuhan Dede dipimpin oleh Kapolsubsektor Iptu Armi, langsung melakukan pemeriksaan, dan ditemukan sebuah keranjang yang berisi perlengkapan makan untuk mengelabui petugas. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan didalam keranjang tersebut 2 Kg sabu-sabu. Anggota KPPP Pelabuhan Dede yang saat itu sedang bertugas langsung mengamankan para tersangka.

Kasus tersebut pun sudah tuntas dan kedua tersangka berinisail HE dan SA diganjar dengan 17 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Tolitoli.

KEBERHASILAN MENGUNGKAP SABU 5,1 KG TERBESAR SE – INDONESIA TIMUR DI PELABUHAN DEDEIMG_20170616_123633-300x223
Penangkapan Sabu terbesar di Indonesia timur ini terjadi pada hari Jumat, (16/6/2017) di Pelabuhan Dede, Polres Tolitoli yang dipimpin langsung oleh AKBP Iqbal berhasil menangkap 2 orang tersangka yang membawa sebuah paket berisi 5,1 Kg Sabu, untuk mengelabui petugas, Sabu tersebut di isi dalam beberapa saset plastik hingga terlihat seperti bungkusan makanan dan diisi dalam sebuah kardus.

Penangkapan berawal saat Polres Tolitoli mendapatkan informasi bahwa dugaan kuat ada ABK kapal perintis KM Sumber Cahaya 88 yang berangkat dari Tarakan pada tanggal 15 Juni, itu membawa barang bukti Shabu yang berasal dari Tarakan.

Kapolres Tolitoli menjelaskan bahwa penangkapan bermula ketika KM Sumber Cahaya 88 sandar di dermaga pelabuhan Dede Tolitoli pada pukul 03.50 WITA.

“Kemudian ketika KM Sumber Cahaya 88 bersandar di dermaga pelabuhan Dede, maka petugaa yang saya pimpin langsung melakukan penyelidikan terhadap seseorang yang diduga kuat akan menjemput Narkotika jenis Sabu tersebut”.

“Dan Ternyata pada saat di atas dermaga ada seseorang yang menggunakan kaus warna hitam dan celana levis dengan menjinjing sebuah kardus, saat itulah Polisi langsung melakukan penangkapan” ungkap Kapolres Tolitoli.

Tersangka inisial  YA saat ini sudah dilimpahkan ke Pengadilan untuk menunggu putusan Persidangan.

PENGUNGKAPAN KASUS 1 BAL SABU DI PELABUHAN DEDE

e78eee18-6f70-4166-889e-21b8bf420b6d

Di Pelabuhan Dede Tolitoli Polres Tolitoli kembali berhasil menangkap seorang tersangka berinisial ZA dengan barang bukti Sabu seberat 47,23 Gram di Pelabuhan Dede Tolitoli, Minggu (1/10/2017).

Kronologis Penangkapan berawal ketika personil Polres Tolitoli sedang melakukan pengamanan dan pemeriksaan badan terhadap penumpang dan barang yang turun dari kapal KM Lambelu yang tiba dari Tarakan pukul 05.00 WITA, Terlihat tersangka ZA keluar dari Kapal dengan gerak gerik mencurigakan, kemudian anggota Polisi melakukan penggeledahan badan dan langsung dilakukan penangkapan karena kedapatan membawa Narkotika jenis Sabu seberat 47,32 gram di dalam saku bajunya.

Saat dilakukan introgasi terhadap ZA oleh Sat Narkoba Polres Tolitoli, ZA dibawa ke Kecamatan Dampal Utara untuk dilakukan pengembangan kasus tersebut, tersangka mencoba melarikan diri dan berontak melawan petugas hingga Polisi harus melumpuhkannya.

PENGUNGKAPAN KASUS SABU 3/4 KG DI KELURAHAN NALU, BAOLAN TOLITOLI

08-00-26-IMG-20171118-WA0945-576x1024
Berawal dari informasi masyarakat bahwa pengiriman sabu dari Tarakan melalui pelabuhan dede dibawa oleh tersangka berinisial K ke daerah Nalu kecamatan baolan, K merupakan bandar Sabu, Polres Tolitoli langsung melakukan pengintaian, Sabtu, (18/11/2017)

Penggeledahan kemudian dilakukan di rumah kost tersangka, di Belakang Dermaga Feri Tolitoli, Saat dilakukan pengembangan pelaku berusaha melarikan diri dan melawan petugas, namun tidak mengindahkan tembakan peringatan petugas sehingga dilakukan tembakan melumpuhkan pada betis.

Di rumah KosTersangka, ditemukan barang berupa Kotak Dus yang terikat dan setelah dilakukan pengeledahan di dalam Kotak Dus tersebut ditemukan makanan ringan berbagai jenis, kemudian dilalukan pembongkaran dan di temukan Sabu-Sabu yang di kemas dalam Kemasan Biskuit Sari Gandung sebanyak 16 bungkus sabu-sabu seberat 750 gram bersama 1 unit Timbangan Elektrik.

AWALI TAHUN 2018 DENGAN MENANGKAP 1/2 KG SABU DI PELABUHAN DEDE

2018-01-04_07.28.11-1
Di akhir 2017, Polres Tolitoli berkomitmen untuk focus di tahun 2018 adalah memberantas Narkoba di wilayah hukum Polres Tolitoli, alhasil terhitung mulai tanggal 3 januari hingga 4 januari 2017 Polres Tolitoli berhasil menangani 3 kasus Narkoba, salah satunya dengan barang bukti seberat 500 gram.

Penangkapan pelaku penyalahgunaan Narkoba ini berawal dari informasi bahwa adanya pengiriman Narkoba jenis sabu dari Tarakan Tujuan pelabuhan Dede Tolitoli dengan menumpang Kapal Pelni Bukit Siguntang.

Dengan informasi tersebut Kapolres Tolitoli langsung membentuk Tim Gabungan Satresnarkoba, Satreskrim, Satintelkam dan Polsek Baolan Polres Tolitoli untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku, saat pelaku yang di curigai mulai turun dari kapal dan tim kemudian melakukan penggeledahan terhadap barang yang di bawa pelaku Membawa Tas Belanja warna hijau putih yang berisi botol minuman, makanan ringan dan Barang Bukti Berupa 1 (Satu) Paket Besar Serbuk Kristal Putih diduga Sabu seberat sekitar 500 Gram.

Pelaku yang berhasil diamankan seorang laki-laki berinisial ID dan seorang perempuan berinisial SK beserta barangbukti sebanyak Berupa 1 (Satu) Paket Besar Serbuk Kristal Putih diduga Sabu seberat sekitar 500 Gram. “Terang” kapolres tolitoli AKBP M.Iqbal.

PENGUNGKAPAN PEREDARAN PIL KOPLO Y

IMG-20171005-WA0007

Selain itu, mulai maraknya peredaran pil koplo jenis Y ( Yolanda)  di berbagai wilayah hukum Polres tolitoli dengan fokus peredaran pada siswa Sekolah Menengah Atas, Mahasiswa dan remaja Tolitoli, Polres Tolitoli Berhasil menangkap 4 orang pemasuk pil koplo pada hari Rabu, (4/10/2017), di dalam kos mereka dengan barang bukti ribuan pil koplo merk Y.

Kronologi penangkapan berawal saat Polisi mendapatkan informasi dari warga bahwa di kos tersebut menjual pil berlogo Y.

Personil Polsek Baolan dan Sat Reskrim Polres Tolitoli dengan dipimpin oleh Kapolsek Baolan Iptu Army Casriyanto langsung mendatangi kos yang dimaksud dan melakukan penggeledahan.

4 orang langsung diamankan, SU dan YU, yang merupakan pasangan suami istri, serta PU dan SA

Dari hasil introgasi, Polisi kemudian mengantongi nama BA, bandar yang memasok pil yang sama diedarkan oleh pelajar-pelajar SMK yang diamankan Polisi pada 3 Oktober kemarin, Polisi langsung melakukan penggeledahan di kos milik BA, dan menemukan barang bukti 1098 pil berlogo Y.

Di tahun 2017 Polres Tolitoli sudah menyita 13.000 butir pil koplo berbagai jenis

PENGUNGKAPAN DAN PEMBERANTASAN MIRAS DAP TIKUS DAN BERBAGAI JENIS LAINNYA

6584dbaa-a282-4cca-be43-660354d91dab-300x200

Salah satu minuman keras yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Tolitoli adalah Cap Tikus dari Manado dan gorontalo dan diedarkan di wilayah kabupaten tolitoli, Dalam tahun 2017, Polres Tolitoli sudah berhasil menyita lebih dari 4000 liter captikus dan minuman keras lainnya berbagai jenis.

Ke semua minuman keras tersebut juga sudah dimusnahkan bersama dengan instansi terkait.

Kapolres Tolitoli saat dimintai keterangannya menyatakan , ” Perang terhadap narkoba di wilayah Tolitoli dilakukan secara masif sampai tingkat desa, selain upaya represif , polres tolitoli juga melakukan upaya preventif melalui Pembentukan desa bebas narkoba dan mengangkat duta duta narkoba dan mengangkat dai kamtibmas di wilayahnya,” mudah mudahan di tahun 2018 Tolitoli dapat bebas dari peredaran narkoba,” tutupnya

POLRES TOLITOLI
Up Next

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *