Puluhan Warga Tolitoli Demo Menuntut Perbaikan Pasca Banjir di Anoa dan Kelangkaan Gas Elpiji

No Comment Yet

Poldasulteng.com – Puluhan warga Tolitoli melakukan aksi damai dari Aliansi Masyarakat Peduli Kabupaten Tolitoli (Masyarakat Anoa), Kamis, (4/1/2017).

Sebelum menuju ke kantor DPRD, massa berkumpul di Jalan Anoa, Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan, lalu berorasi mengitari kota Tolitoli yang dipimpin oleh Jasmin H. Ardi SH sebagai koordinator lapangan.

Massa tiba di kantor DPRD Tolitoli pada pukul 10.30 wita dan melakukan orasi di depan gedung.

Adapun tuntutan dari para aksi damai adalag meminta kepada pemetrintah daerah Kabupaten Tolitoli dan seluruh Dinas Terkait serius menuntaskan masyarakat korban banjir Anoa.

Bahwa sejak terjadinya banjir bandang bulan mei tahun 2017 yang lalu sampai saat ini sebagian besar masyarakat Anoa belum dapat penanganan secara serius, sebagian dari mereka rumahnya terancam terbawa aliran sungai dikarenakan pengikisan sungai setiap hari di pemukiman warga anoa seputaran sungai terus tejadi.

Massa juga mengatakan adanya pembuatan bronjong seputaran sungai tuweley yang terkesan tidak tepat sasaran, bukan ditempatkan di pemukiman warga yang pekarangan rumahnya sudah hanyur terbawa sungai.

Massa kemudian meminta kepada pemerintah daerah kabupaten Tolitoli untuk turun bersama – sama melihat langsung lokasi korban banjir yang mereka maksudkan.

Selain itu, massa meminta kepada DPRD dan dinas terkait agar segera menganggarkan pembuatan bronjong sepanjang 200 meter sebelum terjadi korban dan mengantisipasi rumah waga terbawa banjir

Massa juga meminta kepada Pemerintah agar segera menertibkan dan mengatur keberadaan gas elpiji ukuran 3 kg di kabupaten Tolitoli yang dianggap menyusahkan masyarkat, penegak hukum juga diminta untuk menelusuri penyimpanan penjualan gas elpiji.

Dari kelangkaan gas ukuran 3 kg tersebut massa meminta kepada pihaj pertamina agar bertanggung jawab terhadap kelangkaan gas elpiji.

Setelah melakukan orasi, massa meminta masuk ke dalam gedung DPRD Tolitoli, dan disambut oleh Fraksi PKB, Ramli Doho SH dan Fraksi Nasdem, H. Muslimin.

Ramli Doho SH Menyampaikan apresiasi terkait dengan tuntutan para aksi dimana yang menangani tuntutan dari para aksi itu adalah tugas dari komisi B dan C, sedangkan dirinya ada di komisi A, kemudian penanganan masalah aliran sungai dan gas Elpiji itu ada pada Tingkat Propinsi, yang di Kabupaten hanya pengawasan perdagangan.

Keputusan rapat, aksi akan dijadwalkan kembali menunggu hasil koordinasi dengan ketua DPRD dengan menghadirkan Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, Instansi terkait, serta pengusaha gas Elpiji di Kabupaten Tolitoli.

POLRES TOLITOLI
Up Next

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *